Memasuki usia 6 bulan hingga 1 tahun, Si Kecil sedang berada dalam masa pertumbuhan yang sangat pesat, di mana ia mulai belajar banyak hal baru mulai dari mencoba makanan padat hingga mengasah kemampuan motorik kasarnya. Fase ini adalah saat yang mendebarkan bagi Moms, namun sering kali muncul rasa khawatir jika melihat perkembangan Si Kecil tampak berbeda dari anak seusianya, terutama jika bayi 9 bulan belum bisa merangkak.
Pada usia 9 bulan, umumnya Si Kecil sudah memiliki kemampuan untuk duduk sendiri tanpa bantuan dan mulai belajar untuk mengeksplorasi gerakan baru. Sebagian besar bayi mulai belajar merangkak di rentang usia 7 hingga 10 bulan, namun ada juga yang baru memulainya setelah usia tersebut atau bahkan memilih metode penggerak lain seperti merayap dengan perut. Ekspektasi perkembangan ini sangat bervariasi karena merangkak hanyalah salah satu fase sebelum akhirnya Si Kecil mampu berdiri dan berjalan, sehingga Moms tidak perlu terlalu terpaku pada angka jika Si Kecil belum menunjukkan tanda-tanda akan merangkak.
Sangat wajar jika Moms merasa resah saat melihat Si Kecil belum terlihat mampu merangkak, tetapi sebenarnya Moms tidak perlu panik karena laju tumbuh kembang setiap anak memang unik. Beberapa bayi bahkan ada yang melewatkan fase merangkak sama sekali dan langsung belajar berdiri kemudian berjalan, yang mana hal ini tetap dianggap normal selama ia menunjukkan minat untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Jadi, ingatlah bahwa fase perkembangan itu beragam dan bukan sebuah perlombaan, meskipun saat ini bayi 9 bulan belum bisa merangkak.
Dampak Jika Si Kecil Melewatkan Fase Merangkak
Meskipun kondisi tiap bayi sangat beragam, memahami pentingnya fase merangkak sangatlah krusial karena aktivitas ini melatih seluruh anggota tubuh mulai dari leher, tangan, sendi, hingga otot. Merangkak juga berperan penting dalam meningkatkan koordinasi antara tangan dan mata serta ketajaman penglihatan di kemudian hari. Jika fase ini terlewatkan tanpa stimulasi yang cukup, dikhawatirkan akan muncul beberapa dampak pada aktivitasnya kelak, seperti kesulitan menulis dengan jelas, sulit mengancingkan baju, tidak bisa mengikat tali sepatu, hingga daya tahan tubuh yang cenderung lemah dan mudah lelah. Oleh karena itu, stimulasi tetap perlu diupayakan dengan sabar meski bayi 9 bulan belum bisa merangkak.
Faktor yang Menyebabkan Si Kecil Belum Merangkak
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan keterlambatan Si Kecil dalam mencapai fase merangkak, sehingga Moms perlu memahami kondisi spesifik Si Kecil jika bayi 9 bulan belum bisa merangkak:
- Kelahiran Prematur
Bayi yang lahir sebelum usia kandungan 37 minggu cenderung memiliki perkembangan otot yang lebih lambat dibandingkan bayi lahir cukup bulan. - Kurangnya Stimulasi dan Peluang Bergerak
Bayi yang terlalu banyak menghabiskan waktu di kereta dorong (stroller) atau kursi bayi akan memiliki lebih sedikit kesempatan untuk melatih motorik kasarnya. - Penggunaan Baby Walker
Penggunaan alat ini justru bisa membuat Si Kecil malas merangkak karena ia merasa bisa berpindah tempat dengan mudah tanpa usaha ekstra. Moms, bisa baca lebih lengkap tentang penggunaan baby walker di artikel ini. - Kondisi Kesehatan dan Fisik
Faktor seperti obesitas, kurangnya nutrisi untuk tulang, atau adanya gangguan perkembangan saraf tertentu dapat memengaruhi kemampuan gerak anak.
Rekomendasi untuk Mendorong Kemampuan Merangkak
Moms dapat membantu menstimulasi motorik Si Kecil dengan beberapa cara yang menyenangkan di rumah untuk mengatasi kekhawatiran saat bayi 9 bulan belum bisa merangkak:
- Perbanyak Tummy Time
Sering-seringlah memposisikan Si Kecil tengkurap untuk memperkuat otot leher, punggung, dan lengan yang menjadi fondasi utama untuk merangkak. - Pancing dengan Mainan Menarik
Letakkan mainan favorit atau benda berwarna cerah sedikit jauh di depannya agar ia termotivasi untuk bergerak maju meraihnya. - Berikan Contoh Gerakan
Biarkan Si Kecil melihat Moms atau anggota keluarga lain merangkak di dekatnya agar ia bisa meniru gerakan tersebut secara bertahap. - Latihan Duduk
Membantu Si Kecil belajar duduk tegak secara mandiri akan melatih keseimbangan tubuhnya sebelum ia siap untuk mulai merangkak. - Terapi Pijat Lembut
Pijatan dapat membantu mengoptimalkan fungsi otot dan saraf serta melatih keseimbangan motorik Si Kecil.
Tips Stimulasi dan Kapan Harus Waspada
Saat memberikan stimulasi, pastikan Si Kecil berada di area lantai yang bersih, aman, dan dialasi dengan matras agar ia nyaman bereksplorasi. Jangan lupa memberikan pujian atau bertepuk tangan saat ia berhasil melakukan gerakan baru agar ia semakin semangat. Namun, Moms harus segera berkonsultasi dengan dokter jika di usia 9 bulan Si Kecil terlihat lunglai, tidak kuat menopang berat badannya, hanya menggerakkan satu sisi tubuh saja, atau belum bisa merangkak sama sekali. Kewaspadaan dini ini penting dilakukan sebagai langkah antisipasi jika bayi 9 bulan belum bisa merangkak.
Dukungan Moms agar Eksplorasi Si Kecil Lebih Maksimal
Agar Si Kecil dapat bereksplorasi dengan bebas dan nyaman, pemilihan popok yang tepat sangatlah berpengaruh terhadap ruang geraknya. Popok yang terasa mengganjal atau penuh dapat menghambat keinginan Si Kecil untuk bergerak aktif, yang tentu saja menjadi perhatian bagi Moms yang menghadapi kondisi bayi 9 bulan belum bisa merangkak.
Merries Premium Pants adalah pilihan terbaik untuk mendukung kenyamanan motorik Si Kecil karena dilengkapi dengan 5++ miliar pori sirkulasi udara yang mampu melepas udara lembap keluar namun tetap menahan cairan. Selain itu, adanya terowongan udara di bagian pinggang membantu melepas kelembapan di area pinggang Si Kecil saat ia aktif bergerak mencoba merangkak.
Tak hanya memiliki roll up tape yang sangat berguna saat menggulung popok bekas pakai, popok ini juga memiliki daya tampung yang banyak dan dapat mengunci cairan banyak dengan cepat, sehingga menjaga permukaan popok tetap kering. Alarm penanda pipisnya juga akan memudahkan Moms untuk mengetahui kapan saatnya mengganti popok Si Kecil. Hal ini tentu akan memberikan ketenangan lebih bagi Moms.
Popok ini juga memiliki teknologi permukaan bergelombang yang memungkinkan udara mengalir di antara popok dan kulit, sekaligus efektif menangkap kotoran lunak agar tidak menyebar. Dengan karet pinggang yang lembut dan dapat diregangkan hingga 2,5 kali lipat, popok ini pas di badan dan tidak mudah melorot, sehingga sangat menunjang Si Kecil untuk terus aktif bereksplorasi. Moms bisa dapatkan Merries Premium Pants di toko-toko online ataupun marketplace pilihan yang ada di halaman ini.
Moms, penting untuk selalu diingat bahwa setiap anak tumbuh dengan kecepatannya sendiri dan memiliki keunikannya masing-masing. Jangan membanding-bandingkan progres Si Kecil dengan anak lain karena yang terpenting adalah perkembangan yang konsisten dan dukungan penuh dari Moms, terutama saat merasa progress Si Kecil lama lebih lama dibandingkan bayi lain. Semangat ya, Moms!